Rindu dengan masa-masa sekolah…

Februari 13, 2008 at 17:05 | In Uncategorized | 3 Comments

Hujan lagi, hujan lagi. Apa boleh buat.. inilah kehidupan di Depok, daerah yang kadang dijadikan kambing hitam selain Bogor jika Jakarta kena banjir. :D Untuk menghabiskan waktu di lab sembari menunggu hujan sedikit reda, saya ingin menulis sesuatu yang berhubungan dengan masa-masa sekolah kita dahulu kala. Semua ini berawal dari 3 screenshot yang saya ambil dari game LikeLife Renewal Version: (dan sebetulnya ini cuma re-post dari post saya di suatu forum lokal, dengan sedikit modifikasi)


Saya jadi merasa telah melewati masa sekolah seperti minum es teh tawar saja. Hambar tanpa rasa stroberi, melon, atau rasa yang lain. (memang ada teh rasa melon? :D ) Kegiatan saya dulu ketika SMA yang masih teringat sepertinya cuma belajar, mengerjakan PR (dan mencontek PR pagi-pagi :D ), main di warnet depan sekolah, lari pagi tiap Jum’at, dan ikut bimbingan belajar demi SPMB. There ain’t no such thing like.. dating a girl, doing pranks, cabut pelajaran (well.. I did it once), eating lunch together in cafetaria (I brought my lunch from home and usually ate it alone in class), doing something nonsense in class, peeping girls when they are changing into PE uniform, etc. Semua itu hanya terjadi sekali, tapi sepertinya saya telah melewati semua kesempatan untuk melakukan itu semua. :(

Jadi, tolong.. ini pesan dari leluhur kalian (lho?!) yang melewati masa sekolahnya seperti minum es teh tawar. Buatlah banyak kenangan pada masa sekolah kalian. Tapi ingat kalau kita ini bangsa Indonesia, jadi jangan menyimpang dari norma dan etika yang berlaku pada bangsa Indonesia kita tercinta ini. No free s*x, no drugs, no alcohol, and respect your elders, ok? ^^;

NB: Dalam beberapa kasus, ntah kenapa saya lebih bisa mendeskripsikannya dalam bahasa Inggris. Jadi harap maklum jika ada post dengan penggunaan bahasa Inggris setengah-setengah. :D

Game FPS berukuran < 100 KB?!

Februari 13, 2008 at 16:23 | In Game | 3 Comments

Apakah mungkin sebuah game dengan kualitas grafis 3D yang lumayan hanya berukuran kurang dari 100 KB? Mari lihat ..kkrieger, sebuah game FPS untuk PC yang dibuat oleh demogroup .theprodukkt. Saya pribadi belum mencoba game tersebut karena baru saja download di lab komputer kampus pada saat saya mengetik isian ini.

Menurut Wikipedia, ..krieger menggunakan teknik yang disebut procedural generation dalam proses render grafik dan 3D model yang memungkinkan ukuran game ini bisa dikecilkan sampai 96 KB. (Wow!) Walaupun ini juga menyebabkan waktu untuk menjalankan game ini menjadi lebih lama. Klaim dari pihak developer menyebutkan jika tidak mengaplikasikan teknik procedural generation dalam game mereka, ukuran ..krieger dapat membengkak menjadi sekitar 200 – 300 MB. Hm.. menarik juga, jadi tidak sabar untuk mencobanya sendiri di rumah. :) Beberapa screenshot dari situs .produkkt:
Free Image Hosting at www.ImageShack.us Free Image Hosting at www.ImageShack.us
Free Image Hosting at www.ImageShack.us Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Omong-omong soal procedural generation, saya juga menemukan game Spore buatan Maxis yang masih dalam tahap mengembangan ternyata juga menerapkan teknik yang sama. Setelah baca-baca artikel Wikipedia-nya, gameplay Spore sangat menarik sekali. Mendesain makhluk hidup dari bentuk mikroba dan mengembangkannya sampai menjadi makhluk hidup yang bisa menjelajah luar angkasa. Wah.. bertambah lagi waiting list game di tahun 2008 ini. Semoga komputer saya bisa menjalankan Spore ketika sudah diluncurkan. :)

EDIT: Setelah saya coba di rumah kemarin malam, memang betul file game ..krieger hanya sebesar 96 KB. Loading time game ini bisa terbilang cepat di komputer saya. Berhubung ini game hanyalah sebuah demo, saya tidak terlalu dapat berharap dengan kualitas gameplay dan grafis yang OK punya. Tetapi, 96 KB itu yang benar-benar membuat game ini terkesan unik bin ajaib. :D

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.